
Pengukuhan Pengurus DMI Badung Periode 2026-2031, LDII Siap Perkuat Harmoni dan Persatuan Umat
Dipublikasikan 03 Agustus 2026
Badung (1/8) - Pengurus dan Mustasyar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Badung masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Musala At-Taqwa Yayasan Mukti Santosa, Jalan Bidadari 11E, Banjar Merthanadi, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Sabtu (1/8/2026).
Pengukuhan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Wilayah (PW) DMI Bali, Ketua Umum DMI Kabupaten Badung, H. Supriadi, MBA, Bupati Badung, Mustasyar, pengurus harian DMI, serta sejumlah tokoh dan pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, termasuk LDII.
Kegiatan ini menjadi awal kepengurusan baru DMI Badung dalam memperkuat pelayanan kepada umat sekaligus memakmurkan masjid melalui semangat "Tawadhuk Melayani Umat."
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan penampilan hadrah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars DMI, laporan panitia, pembacaan surat keputusan (SK), serta pengambilan sumpah dan janji pengurus.
Ketua Umum DMI Kabupaten Badung H. Supriadi, MBA, menegaskan kepengurusan baru akan memfokuskan program pada penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
”DMI juga akan memperluas sinergi dengan seluruh pengurus masjid serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Badung,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, berharap DMI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program keagamaan.

Di tempat yang sama, Ketua DPD LDII Badung, H. Eka Suprihatna, S. T., menyambut baik pengukuhan kepengurusan DMI Badung.
”DMI merupakan wadah penting untuk mempererat silaturahmi antarormas Islam sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun kehidupan umat yang harmonis di Kabupaten Badung,” tuturnya.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, DMI Kabupaten Badung diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar pengurus masjid, meningkatkan kualitas pembinaan umat, serta menjadi perekat persatuan umat Islam di tengah keberagaman masyarakat Badung.
Total ada 33 pengurus DMI Badung yang dikukuhkan. Dalam sambutannya, Ketua Umum DMI Bali yang diwakili Wakil Ketua I, KH. Nurhamid, mejelaskan bahwa pengurus DMI merekrut semua ormas Islam, masjid dan musala se-Badung termasuk aula LDII.
”Di masjid ada beberapa ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, LDII, harus bisa mewadahi semua tanpa membedakan dalam berbangsa dan bernegara. Sedangkan dalam operasinal masing-masing ormas berjalan sesuai program kerjanya, DMI tinggal mendorong dalam urusan keummatan,” tegasnya.
Dua pengurus LDII Badung yang masuk dalam kepengurusan DMI adalah H. Hardilan, S.H. (Majelis Mustasyar) dan H.Eka Suprihatna, S.T. ( Bidang Pemberdayaan Orgsnisasi Hukum, SDM, dan Media Sosial). ***
