Portal Resmi
Logo LDII Bali

DPW LDII Provinsi Bali

Web Portal Resmi

<- Kembali ke daftar beritaKolaborasi LDII Bali dengan BPBD Bali, Bekali Generasi Muda Jadi Komunitas Tangguh Bencana
ArtikelBerita TerkiniLDII BaliLDIIAgenda KegiatanLDII NewsBerita DaerahBerita KegiatanArticle

Kolaborasi LDII Bali dengan BPBD Bali, Bekali Generasi Muda Jadi Komunitas Tangguh Bencana

Dipublikasikan 11 Mei 2026

DENPASAR (10/5) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Bali menggelar kegiatan strategis bertajuk: BPBD Goes to LDII Youth "Bersama Generasi Muda LDII, Membangun Komunitas Tangguh Bencana" pada Minggu, 10 Mei 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna LDII ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali untuk memberikan pembekalan kesiapsiagaan kepada generasi muda LDII se-Provinsi Bali.

Ketua DPW LDII Bali, H. Olih Solihat Karso, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan BPBD Provinsi Bali. Menurutnya, literasi mengenai kebencanaan merupakan kebutuhan mendasar bagi warga, mengingat bencana alam dapat terjadi kapan saja tanpa diprediksi sebelumnya. Pelatihan ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi generasi muda dalam menjaga lingkungannya.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur BPBD Bali berkenan mentransfer ilmunya kepada generasi muda LDII Bali. Harapannya, meskipun wilayah kita saat ini tidak rentan bencana, kita harus tetap waspada karena bencana selalu mengintai. Pembekalan ini menjadi bekal utama agar mereka siap menghadapi segala kemungkinan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Penata Layanan Operasional BPBD Provinsi Bali, Galang Putu Andhika, menyambut baik inisiatif DPW LDII Bali. Ia menekankan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana sangat bergantung pada kapasitas individu dalam merespons situasi darurat. Melalui acara ini, informasi mengenai mitigasi diharapkan dapat tersebar luas ke lingkup keluarga hingga masyarakat umum.

Galang mengingatkan para peserta bahwa aspek keselamatan diri adalah prioritas utama sebelum memberikan bantuan kepada orang lain. "Dengan mengetahui potensi bencana, kita bisa melindungi diri sendiri terlebih dahulu, sebelum membantu sekitarnya dan tidak lupa mengecek kondisi keluarga di rumah," jelasnya di hadapan para peserta.

Selama kegiatan berlangsung, tim BPBD Provinsi Bali memberikan pendalaman materi yang komprehensif, mulai dari pemaparan teori hingga simulasi teknis penanganan darurat. Antusiasme peserta terlihat saat sesi simulasi, di mana mereka mempraktikkan langkah-langkah evakuasi dan koordinasi tim yang efektif di lapangan.

Debian, salah satu peserta yang hadir, mengaku mendapatkan manfaat besar dari materi yang disampaikan. Ia berharap ilmu tersebut bisa diaplikasikan oleh seluruh rekan-rekannya. 

"Menurut saya sangat insightful dan bermanfaat buat saya dan teman-teman LDII ya, dan generasi muda kita bisa membangun komunitas tangguh bencana, karena kalau bukan kita siapa lagi?" tuturnya.

Sinergi antara LDII dan BPBD ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan warga di wilayah Denpasar dan Bali pada umumnya. Dengan pembekalan yang matang, generasi muda dan warga LDII kini memiliki bekal yang cukup untuk tetap sigap dan siap bertindak secara mandiri maupun kolektif saat menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar. (rgy)