Portal Resmi
Logo LDII Bali

DPW LDII Provinsi Bali

Web Portal Resmi

<- Kembali ke daftar beritaDarurat Sampah, LDII Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Garda Depan Pemilihan Sampah
ArtikelBeritaBerita TerkiniAgenda KegiatanBerita Kegiatan

Darurat Sampah, LDII Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Garda Depan Pemilihan Sampah

Dipublikasikan 20 April 2026

Denpasar (19/04) - Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Bali menggelar sosialisasi pemilahan sampah dalam kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh ibu-ibu LDII se-Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari lingkungan rumah tangga.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah di Bali yang kian memprihatinkan. Penumpukan sampah di sejumlah titik serta keterbatasan tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah penuh menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan dalam membuang sampah.

Melalui edukasi ini, peran ibu dalam keluarga dinilai penting dalam membentuk kebiasaan memilah sampah sejak dini serta menjadi penggerak perubahan perilaku di lingkungan rumah tangga.

Dalam sosialisasi tersebut, Hj. Ni Made Winiati bersama Nurul Asmi Hidayah, menyampaikan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, B3, dan residu. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa tidak semua sampah dapat didaur ulang, sehingga diperlukan penanganan yang tepat sejak dari rumah.

Selain itu, peserta diajak menerapkan prinsip 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang), sebagai langkah sederhana dalam mengurangi volume sampah rumah tangga.

Sementara itu, pengurus DPW LDII Bali bidang pemberdayaan wanita dan kesejahteraan keluarga, Hj. Isti Mei Safitri, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, LDII dapat terus berkontribusi untuk bangsa dan negara melalui hal-hal sederhana yang dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan kekompakan, diharapkan dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat lainnya,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta yang berlangsung interaktif dan penuh antusias. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan maupun memberikan tanggapan. Untuk meningkatkan semangat partisipasi, panitia juga memberikan hadiah berupa tempat sampah dan cikrak kepada peserta yang berpartisipasi, sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan program pemilahan sampah di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, warga LDII diharapkan dapat saling bersinergi, bekerja sama, serta meningkatkan kepedulian dalam memilah sampah dari rumah guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. (dea)