
LONG MARCH MERAH PUTIH MANDIRI 2026 FINISH DI BALI, NOVRIZAL AUDIENSI DENGAN KESBANGPOL DAN DISDIKPORA DENPASAR
Dipublikasikan 14 Oktober 2026
Tempuh Lebih dari 1.600 Kilometer dari Jakarta, Novrizal Eka Fadillah Bawa Pesan Patriotisme dan Semangat Sumpah Pemuda
DENPASAR — Setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dari Jakarta, Novrizal Eka Fadillah, warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) asal Bogor, Jawa Barat, akhirnya tiba di Denpasar, Bali. Perjalanan dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026 tersebut menjadi wujud nyata kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus upaya menanamkan semangat patriotisme kepada generasi muda.
Setibanya di Denpasar, Rabu (14/10/2026), Novrizal beristirahat sekaligus melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar. Dalam kegiatan tersebut, Novrizal didampingi pengurus harian LDII Kota Denpasar.
Aksi long march ini dimulai dari depan Istana Negara, Jakarta, pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Perjalanan tersebut dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memaknai perjuangan dan kemerdekaan melalui tindakan nyata.
“Saya memulai jalan kaki dari depan Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2026, yang insyaallah saya akan finish di Bali. Target perjalanan lebih dari 1.600 kilometer hingga mencapai Pulau Bali. Perjalanan tersebut menjadi long march terjauh yang pernah saya lakukan,” jelas Novrizal.
Ia mengungkapkan, kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan sebanyak enam kali. Namun, perjalanan terdahulu masih terbatas di satu wilayah, yakni Cileungsi. Pada tahun 2026, ia memberanikan diri menempuh perjalanan lintas daerah dengan jarak yang jauh untuk memperingati momentum kebangsaan, khususnya Hari Kemerdekaan dan menyambut peringatan Sumpah Pemuda.
Menurut Novrizal, keberhasilan perjalanan tidak semata-mata diukur dari jarak yang ditempuh atau waktu yang dibutuhkan. Baginya, setiap kilometer perjalanan merupakan kesempatan untuk memperoleh pengalaman, belajar dari masyarakat, serta menyampaikan pesan kebangsaan di daerah-daerah yang dilalui.
“Waktu di perjalanan saya gunakan untuk melakukan sosialisasi kepada generasi muda tentang bagaimana memaknai Sumpah Pemuda,” terangnya.
Novrizal menegaskan, long march yang dijalaninya bukan sekadar kegiatan olahraga atau perjalanan fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi kebangsaan untuk mengingatkan generasi muda agar terus menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi bangsa.
Ia berharap, Long March Merah Putih Mandiri 2026 dapat menginspirasi masyarakat agar menumbuhkan rasa cinta Tanah Air melalui tindakan konkret. Semangat nasionalisme, menurutnya, tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sepanjang perjalanan, Novrizal mengaku memperoleh dukungan dari berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas di sejumlah daerah yang dilewatinya. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus melangkah hingga mencapai tujuan akhir di Bali.
“Mudah-mudahan jarak yang ditargetkan bisa tercapai. Jika nantinya tidak berhasil, setidaknya saya sudah benar-benar berusaha,” harapnya.
Kedatangan Novrizal di Denpasar sekaligus menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan unsur pemerintah daerah. Audiensi bersama Kesbangpol dan Disdikpora Kota Denpasar diharapkan dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai perjalanan kebangsaan serta pentingnya membangun karakter generasi muda yang berjiwa patriotik, cinta Tanah Air, dan menjunjung tinggi persatuan.
Perjalanan panjang dari Jakarta menuju Bali tersebut menjadi pesan bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui berbagai cara. Dengan tekad, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap bangsa, Novrizal berharap langkahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi Indonesia.
