Portal Resmi
Logo LDII Bali

DPW LDII Provinsi Bali

Web Portal Resmi

<- Kembali ke daftar beritaRiset Buku Baru, Cendekiawan Muda NU Dr. Ahmad Ali Silaturahim ke DPW LDII Bali
ArtikelDPP LDIILDII BaliLDIILDII News

Riset Buku Baru, Cendekiawan Muda NU Dr. Ahmad Ali Silaturahim ke DPW LDII Bali

Dipublikasikan 22 Mei 2026

Denpasar (18/5) —  Cendekiawan muda Nadhlatul Ulama (NU), Dr. Ahmad Ali MD, M.A. bersama Ustaz Syamsul Arifin, Ketua PW PERSIS Provinsi Bali, mengunjungi Kantor Sekretariat DPW LDII Bali di bilangan Padangsambian, Denpasar, Senin sore (18/5/2025). Dalam silaturahim tersebut, Ahmad Ali didampingi Korbid Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII, Dr. H. Dwi Pramono, Lc., M.S.I.

Pertemuan berlangsung hangat itu menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antartokoh dan organisasi Islam di Bali. Silaturahim tersebut juga menjadi bagian dari penggalian data dan pemikiran untuk penyusunan buku ketiga Ahmad Ali MD yang berjudul Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia.

Berbagai pandangan mengenai nasionalisme, dakwah, persatuan umat, serta kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk menjadi topik utama pembahasan. Ahmad Ali MD menilai Bali memiliki nilai penting dalam menggambarkan harmoni sosial di tengah keberagaman budaya dan agama yang hidup berdampingan secara damai.

0db82fe4-23fa-4fb8-b490-e07dbf646886.jpeg

Menurutnya, pengalaman kehidupan masyarakat Bali menjadi salah satu refleksi bagaimana dakwah Islam dapat berjalan selaras dengan semangat kebangsaan dan toleransi. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam penulisan bukunya, yakni bagaimana dakwah LDII hadir tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan membangun karakter bangsa.

“Nasionalisme dan dakwah bukan dua hal yang dipisahkan. Dakwah harus mampu memperkuat persaudaraan, menjaga keutuhan bangsa, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Ali MD.

Ia menjelaskan, buku Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Indonesia akan mengangkat berbagai pengalaman, kontribusi, dan praktik dakwah LDII di berbagai daerah dalam membangun masyarakat yang religius sekaligus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Sementara itu, Ustaz Syamsul Arifin menyambut baik upaya penulisan buku tersebut. Menurutnya, dokumentasi pemikiran mengenai hubungan dakwah dan nasionalisme sangat penting di tengah tantangan kehidupan masyarakat modern yang membutuhkan persatuan dan keteladanan.

“Organisasi dakwah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan bangsa. Dakwah tidak hanya membina ibadah, tetapi juga membangun akhlak, toleransi, dan semangat kebangsaan,” ungkapnya.

Pandangan serupa disampaikan Dwi Pramono. Dijelaskan, dakwah yang dilakukan secara bijak dan adaptif dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial di Indonesia. Ia menilai sinergi antarormas Islam menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghormati.

Dari silaturahim di Bali ini, Ahmad Ali MD berharap gagasan-gagasan yang dihimpun dapat memperkaya isi bukunya, sehingga mampu menjadi kontribusi pemikiran dalam memperkuat nasionalisme dan peran dakwah Islam dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  (dwi)