Portal Resmi
Logo LDII Bali

DPW LDII Provinsi Bali

Web Portal Resmi

<- Kembali ke daftar beritaSinergi FKUB, Kesbangpol, LDII Denpasar, Sepakat Perkuat Kerukunan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
BeritaBerita TerkiniLDII BaliLDIIAgenda KegiatanOrganisasiBerita Kegiatan

Sinergi FKUB, Kesbangpol, LDII Denpasar, Sepakat Perkuat Kerukunan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Dipublikasikan 29 April 2026

Denpasar, (28/04) — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar menerima audiensi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Denpasar. Pertemuan ini bertujuan menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mendorong kolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Audiensi dihadiri Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua FKUB Kota Denpasar I Made Arka, Ketua LDII Kota Denpasar H. Moh. Kafilari, beserta perwakilan tokoh lintas agama.

Dalam pertemuan itu, Ketua LDII Kota Denpasar, H. Moh. Kafilari menyampaikan audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga, khususnya dalam merespons isu pengelolaan sampah yang menjadi perhatian bersama. ”LDII telah membentuk tim khusus penanganan sampah dan mulai mengembangkan metode pengolahan berbasis masyarakat menggunakan cairan enzim,” jelas Kafilari. 

Selain itu, lanjut Kafilari, LDII Kota Denpasar juga berencana membentuk Duta Lingkungan Hidup serta Tim Edukasi Pengelolaan Sampah yang akan berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kejaksaan, juga telah dilakukan guna mendukung program tersebut. Kafilari mencontohkan kegiatan serupa yang telah berjalan di Kabupaten Tabanan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah, dimulai dari pemilahan sejak sumbernya. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi sederhana, seperti komposter rumah tangga, sebagai solusi praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Denpasar, I Made Arka memaparkan berbagai program kerja FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Program tersebut meliputi kunjungan ke rumah-rumah. ”Selain itu ada lomba konten kerukunan di tingkat masyarakat sebagai upaya memperkuat toleransi dan kebersamaan,” jelasnya. 

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, tidak hanya dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama, tetapi juga dalam mewujudkan Kota Denpasar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (dea)