
DPW LDII Bali Sukseskan Gerakan Tanam Mangrove di Denpasar yang Diinisiasi Kemendagri
Dipublikasikan 11 April 2026
Denpasar (10/4) – Pengurus DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali beserta para pemuda LDII ikut andil menyukseskan gerakan penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Denpasar. Aksi penanaman bibit bakau ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sebagai rangkaian kegiatan Sharing Session Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah.
Gubernur Bali, Wayan Koster, sangat mengapresiasi aksi peduli lingkungan ini karena dinilai selaras dengan komitmen Pemprov Bali dalam menjaga ekosistem alam. Ia menyoroti pentingnya penanaman mangrove sebagai langkah krusial untuk menangkal abrasi pesisir yang kian parah.
"Menurut catatan, dalam kurun waktu 10 tahun, luas daratan Bali berkurang sekitar 40 km persegi yang terjadi di kawasan Bali Selatan dan Utara. Kegiatan ini akan semakin memotivasi kami untuk bergerak bersama, karena menjaga lingkungan adalah hal prioritas dan mendesak yang harus melibatkan semua komponen masyarakat," tegas Gubernur Koster.
Lebih lanjut, Gubernur Koster juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam demi pariwisata. Mengingat Bali memberikan kontribusi devisa yang sangat besar bagi negara, yakni menyumbang 55 persen devisa pariwisata nasional dengan total belanja wisatawan asing mencapai Rp176 triliun. Menjaga Bali tetap bersih dan nyaman menjadi tanggung jawab bersama.
Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, turut memuji dedikasi Gubernur Koster yang dinilainya sebagai sosok pemimpin yang bekerja dengan hati dan konsisten mengawal regulasi daerah. Terkait penyelamatan kawasan pesisir, ia mendorong adanya nilai tambah dari kegiatan pelestarian alam ini.
"Kita harus ubah polanya, menanam mangrove jangan hanya berorientasi pada upaya menjaga ekologi, tapi juga harus mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat," pesan Akmal Malik.
Keterlibatan aktif pengurus DPW dan pemuda LDII Bali bersama sekitar 150 peserta lainnya yang terdiri dari jajaran Kesbangpol se-Bali, ormas dan pelajar menjadi wujud nyata sinergi yang apik di lapangan. Rangkaian kegiatan ini ditandai dengan penyerahan bibit bakau secara simbolis dan ditutup dengan penanaman bersama, sekaligus mengukuhkan Bali sebagai role model nasional dalam kekompakan antar-pemangku kepentingan.
”Kami warga LDII sangat senang bisa berpartisipasi nyata merawat lingkungan dengan menanam bakau. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi gerakan pelestarian lingkungan yang lebih luas,” ujar Bendahara DPW LDII Bali, Sholikin Agus Riyanto, didampingi Wakil Sekretaris DPW LDII Bali, Dedi Arif Setiawan, di sela acara.
Agus menegaskan, menjaga kelestarian hutan mangrove di kawasan pesisir Pulau Dewata bukan lagi sekadar kewajiban ekologis, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk melindungi keindahan alam Bali sekaligus mewariskan keseimbangan lingkungan bagi generasi mendatang. (dea)
